Utamakan Pedekatan Persuasif Edukasi Masyarakat

Kamis, 24 Juni 2021 | Covid-19

SUNGAI RAYA – Upaya mengedukasi sekaligus mengingatkan masyarakat Kubu Raya untuk mendukung implementasi Pemberlakuan Pembatasan Kegaiatan Masyarakat (PPKM) mikro, termasuk penanganan dan pencegahan Covid-19 terus dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kubu Raya bersama sejumlah pihak terkait lainnya.

Kepala Satpol PP Kubu Raya, Adriansyah mengutarakan bagaimana mereka secara rutin setiap malam bersama TNI/Polri beserta Satgas Covid-19 desa dan RT, melakukan patroli sekaligus edukasi dan menertibkan sejumlah kafe dan warung kopi yang tersebar di sejumlah kecamatan. Mereka menyasar kafe serta warung kopi yang masih belum menerapkan protokol kesehatan dan masih beroperasi di atas pukul 21.00 WIB.

Untuk memudahkan patroli, katanya, jika di suatu daerah terdapat jumlah kafe dan warkop, sehingga jumlahnya tersebar, pihaknya akan membagi empat regu untuk menyisirnya.

“Selama kami menggencarkan patroli terhadap kafe dan warkop ini, kami tetap mengedepannya penertiban secara persuasif, dengan memberikan edukasi yang humanis dan tidak mematikan ekonomi bagi pelaku usaha tersebut. Dalam hal ini Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menginginkan, meski pelaku usaha ini membuka usahanya namun tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Adriansyah, Rabu (23/6) di Sungai Raya.

Beberapa kawasan, yang menjadi target operasi dan peneriban mereka seperti di Desa Sungai Raya Dalam, Desa Kapur, Kuala Dua, serta beberapa kafe dan warung kopi lainnya di Kecamatan Sungai Kakap dan Sungai Ambawang. Adriansyah menceritakan, ketika pihaknya melakukan patroli pada Senin malam lalu di Desa Pal IX, Kecamatan Sungai Kakap, masih ditemukan kafe dan warkop yang beroperasi di atas pukul 21.00 WIB. Mereka juga masih menemukan banyak pengunjung yang tidak menerapkan prokes.

“Melihat hal tersebut kami langsung memberikan edukasi dan pemahaman bagi pelaku usaha, agar bisa disiplin menerapkan implementasi PPKM Mikro dan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah daerah berdasarkan Surat Edaran Bupati Kubu Raya,” jelasnya.

Mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kubu Raya ini menegaskan, dalam melakukan patroli dan penertiban ini, pihaknya lebih mengutamakan edukasi dan sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) kepada pelaku usaha. Setelah itu pihaknya langsung memberikan tindakan kepada pelaku usaha dengan memberikan surat pernyataan.

“Dalam melakukan patroli dan penertiban ini, kita akan memberikan Surat Peringatan (SP) pertama kepada pelaku usaha. Apabila sampai SP ketiganya masih juga tidak mengindahkan implementasi PPKM Mikro, maka kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan Pak Sekda untuk dilakukan penindakan terhadap pelaku usaha tersebut,” jelasnya.

Sumber Berita klik disini